Dublin Core
Title
PEMERIKSAAN LABORATORIUM KLINIS UNTUK DIAGNOSA HIPEREMESIS GRAVIDARUM
Subject
Hiperemesis Gravidarum, Biomarker Diagnosa
Description
Latar Belakang :Diagnosa hiperemesis gravidarum (HG) pada ibu hamil (bumil) belum ditemukan kriteria diagnosa secara khusus. Berbagai pemeriksaan laboratorium klinis dilakukan dan dikombinasikan sesuai dengan gejala HG yang ditimbulkan. Tujuan Penelitian :Mengkaji hasil studi tentang pemeriksaan laboratorium klinis terhadap nilai diagnostik biomarker untuk diagnosa HG. Metode Penelitian :Penelitian ini bersifat naratif studi literatur. Literatur yang dipakai berjumlah 21 literatur dari tahun 2007-2019 dan diakses melalui Google Scholar, Researchgate, Elsevier dan PUbMed. Hasil penelitian :Didapatkan bumil yang didiagnosa HG berdasarkan pemeriksaan hormon TSH sebesar 48%, pemeriksaan ketonuria metode dipstick sebesar 38%, pemeriksaan hormon T4 sebesar 38%, pemeriksaan WBC sebesar 28%, pemeriksaan infeksi H. Pylori metode ELISA dan Rapid sebesar 24% , pemeriksaan hormon T3 sebesar 24%, pemeriksaan LC sebesar 19% dan pemeriksaan NLR,PLR sebesar 14%. Adapun pemeriksaan hormon menggunakan metode immunoassay dan pemeriksaan hematologi menggunakan metode flowcytometri. Kesimpulan : Pemeriksaan ketonuria, H.Pylori, NLR, PLR, dan hormon tiroid khususnya TSH dapat menjadi parameter penunjang untuk diagnosa HG. Saran : Bumil yang mengalami HG untuk melakukan pemeriksaan laboratorium klinis dengan menggunakan jenis pemeriksaan yang menunjang dengan metode pemeriksaan yang sesuai standar.
Creator
Aisyah Arrosyada
Publisher
Poltekkes Kemenkes Palembang
Contributor
Drs Refai.M.Kes
Format
PDF
Language
Indonesia
Type
KTI